Beranda / Blog / Perayaan Tahun Baru, “Setan”

Perayaan Tahun Baru, “Setan”

31 Desember 2011,
“Salam kesenangan, buat semua yang diperbudak-nya.”, sapa setan di penghujung akhir tahun.

Kawanku, malam ini persis dengan malam dimana puasaku dan puasamu berakhir beberapa bulan yang lalu. Namun gema takbir, tahmid, tahlil tak terdengar kali ini. Bahkan mushola-mushola tak seramai malam itu. Kini semua telah tumpah ruah di jalanan. Dimana saat itu hari perayaan kebebasan aku untuk menggoda mu wahai manusia. kembang api saat ini lebih meriah dibanding -malam takbiran- yang katamu itu hari kemenanganmu, kawan. Sebenarnya kau merayakan hari kebebasanku yang aku biaskan menjadi berbeda ceritanya, yaitu hari kemenangan kau berpuasa sebulan penuh. Sekali lagi ini banyak yang tertipu mungkin juga kau. kawan, ujarnya.

Lihat saja bagaimana antusiasnya mereka mempersiapkan untuk menjelang alih tahun ini. 2012 telah datang kawan dan 2011 hanyalah kenangan, maka lupakan saja semua kenangan itu dan kita berpesta semalam suntuk ini untuk kesenangan yang berikutnya. Akan kita penuhi di tahun berikutnya dengan happy, tak usah kau hiraukan urusanmu dengan Tuhan kita, rayunya.

Hai kawan, lihat para pengikutku yang di kota sampai kampung, mereka eksis. Sampai-sampai saat aku berkunjung; ada sebuah rumah di kampung yang cukup pedalaman, mereka menyiapkan malam ini begitu luar biasa. Mereka mengeluarkan sound system yang tenaga-nya sampai 3000 watt dan mereka larut dalam euforia yang mereka ciptakan sendiri melalui karaoke bersama dan tari-tarian yang memabukkan. Hei, ternyata minuman yang memabukan pun tersedia disana, kawan. Lihat tarian dan nyanyian yang sempoyongannya itu, begitu indah di pandang oleh ku. Aku pun agak aneh kawan, terkadang manusia terlalu kreatif dan inovatif meng-aplikasikan sugestiku alias hasutanku. memang mereka itu terlalu jenius untuk hal-hal yang seperti ini. Tapi yang jelas malam ini aku sangat senang sekali. “Hahahahaha” susul tawanya yang selalu berlebihan.
“10….., 9…….., 8……., 7………, 6…….., 5……., 4………., 3………., 2…….., 1……….., peeet………… peeet-peeeet…………”, menghitung mundur mereka menjelang alih tahun 2012 mengikuti aba-abaku. lihat ini terjadi seantero jagat bumi ini. Mereka membakar semua uangnya secara bersamaan pada pukul 00.00 “ngiiiing……ngiiiiing…. duar… duar-duar…..”
“Hehehehehe.” tawa setan terkekeh-kekeh menjelang subuh sambil memungut salah satu terompet yang berserakan di jalan dengan tangan kirinya. “Selamat tahun baru 2012, kawan. Hehehehe.” ucapnya dengan suara beratnya karena bergadang. Sambil menjentikkan tangan kanannya dan ia meniup terompet di mic speaker mushola, “Peettt, peeet, peeet……. ngiiiiiing…………..ting….” menghilang.

Artikel Lainnya

Ceritakan Lagi, Kek!

Kisah ini berawal dari sebuah rumah berdindingkan bambu yang teranyam. Di sana Seorang kakek sedang selengkapnya

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com