Beranda / Blog / Enjoy….

Enjoy….

Enjoy…..
Ya itu dia enjoy. Seorang teman pernah menceritakan tentang kata yang saya bold di atas. Sebut saja teman saya ini Aman. Sebenarnya ini lebih tepatnya kisah dimana ia dalam masa pencarian kebahagian. Aman ini seperti namanya selalu mengambil keputusan dengan aman. Soal sebuah rencana bisnisnya saja ia tak sanggup meninggalkan dunia pekerjanya (karyawan) yang sudah ia geluti kurang lebih sekitar empat tahun. Konsep yang ia bangun dari semenjak SMA dulu, belum sempat ter-realisasi secara totalitas selama ini. Memang untuk hal yang satu ini faktor keberanian mengambil resiko hal yang paling ditakuti oleh seorang pemula.
Dunia bisnis memang menarik baginya dan saya pun mengakuinya. Business is so verry make somebody to interested” kira-kira kurang lebih begitu pandangan saya. Untuk cerita jatuh bangun dibisnis sudah merupakan sebuah suguhan yang lumrah kalau kata orang kebanyakan di luar sana. Ya lumrah, karena ini ibaratkan sebuah roda ban becak yang selalu berputar, yang artinya kadang di bawah dan di atas. 
 
Lantas kenapa banyak orang begitu ingin berbisnis? “Sebenarnya tak ada yang rugi dalam berbisnis, Sob. Mau kita dalam keadaan rugi itu sebenarnya masih ada keuntungan pengalaman yang kita dapatkan.” tegas Aman dengan lugas. Sepertinya saya mulai tersihir dengan ucapannya itu. Sebenarnya hal itu yang mahal, pengalaman. Seperti perusahaan-perusahaan yang sempat hampir gulung tikar namun karena manajeman perusahaan itu bersikap tanggap permasalahan maka lambat laun kembali stabil. Justru itu seni yang bisa di bilang kelas wahid-nya.

Bagi Aman segala bisnis ia sudah lakukan. Dari mulai: jualan minuman, MLM obat herbal, MLM investasi emas, warung pecel lele pinggir jalan, sampai sempat bermain dibisnis produksi baju sablon. Kenyang sudah pengalaman bisnisnya. Oh ya, bisnis MLM yang jualan pulsa juga pernah loh dia. Mantap dah
Maka kesimpulan saya selama bergaul dengannya selama ini adalah ia begitu menikmati passion hidupnya, pengusaha muda dan semoga bertambah di akhirannya dengan sukses. Maka lengkap sudah menjadi “pengusaha muda sukses”. Dan akan menjadi seorang yang aman didalam konsep pikirnya, artinya tidak diposisi yang membingungkan antara jadi pekerja dan pengusaha muda sukses tadi.
 
Saya mengakui mungkin ini masalah strategi dia saja dalam mengukur kemampuan. Cepat atau lambat ia akan menjawabnya di waktu yang tepat. So, enjoy saja dengan passion-mu kawan. Biarkan waktu yang akan menjawab.
 
Sudahlah saya akhiri tulisan ini dengan ucapan, “Wassalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.”

Artikel Lainnya

Ceritakan Lagi, Kek!

Kisah ini berawal dari sebuah rumah berdindingkan bambu yang teranyam. Di sana Seorang kakek sedang selengkapnya

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com